Analisis Manajemen Pendakian Gunung Antara Tantangan Dan Keindahan Alam
DOI:
https://doi.org/10.51805/dynamic.v2i1.444Keywords:
pendakian, wisata, alam, keberlanjutan, lingkunganAbstract
Penelitian ini mengkaji fenomena pendakian gunung di Indonesia yang kian populer namun menghadapi tantangan serius berupa risiko keselamatan dan kerusakan ekosistem. Menggunakan metode riset literatur dan studi kasus deskriptif, kajian ini menemukan bahwa meskipun pendakian berdampak positif bagi kesehatan mental serta pembentukan karakter, lonjakan jumlah pendaki memicu peningkatan kecelakaan dan degradasi lingkungan. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa diperlukan sistem pengelolaan pendakian yang berkelanjutan serta edukasi keselamatan yang memadai demi menjaga keseimbangan antara pemanfaatan wisata alam dan upaya pelestarian lingkungan pegunungan.
References
Buckley, R. (2011). Adventure tourism management. Routledge.
Cole, D. N. (2004). Environmental impacts of outdoor recreation in wildlands. In M. J. Manfredo, J. J. Vaske, B. L. Bruyere, D. R. Field, & P. J. Brown (Eds.), Society and natural resources management: A summary of knowledge (pp. 107–116).
Ewert, A., & Hollenhorst, S. (1994). Individual and setting attributes of the adventure recreation experience. Leisure Sciences, 16(3), 177–191. https://doi.org/10.1080/01490409409513229
Hammitt, W. E., Cole, D. N., & Monz, C. A. (2015). Wildland recreation: Ecology and management (3rd ed.). John Wiley & Sons.
Hassan, A., & Rachman, F. (2019). Wisata alam dan tantangan pelestarian lingkungan pegunungan di Indonesia. Jurnal Pariwisata Nusantara, 11(2), 85–97.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Pedoman pengelolaan pendakian gunung di kawasan konservasi. KLHK.
Manning, R. E. (1999). Studies in outdoor recreation: Search and research for satisfaction (2nd ed.). Oregon State University Press.
Monz, C. A., Pickering, C. M., & Hadwen, W. L. (2013). Recent advances in recreation ecology and the implications of different relationships between recreation use and ecological impacts. Frontiers in Ecology and the Environment, 11(8), 441–446. https://doi.org/10.1890/120358
Priyanto, S., & Safitri, R. (2018). Keselamatan pendaki gunung dan manajemen risiko pendakian. Jurnal Keolahragaan, 6(2), 120–132.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
The International Ecotourism Society. (2015). Principles of sustainable adventure tourism. TIES.
World Tourism Organization. (2018). Tourism and sustainable development goals. UNWTO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) Array Dynamic: Jurnal Inovasi dan Dinamika Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.