Implementasi Green Accounting Berbasis Maqashid Syariah pada Pelaporan Keuangan Lembaga Pengelola Zakat

Authors

  • Chika Tantia Sefriani Hirda Fajaria Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Bina Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.51805/dynamic.v2i1.452

Keywords:

akuntansi, syariah, maqa, lembaga, zakat

Abstract

Abstrak ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Green Accounting berbasis Maqashid Syariah dalam pelaporan keuangan Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) di Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa integrasi biaya lingkungan sangat penting bagi akuntabilitas lembaga di era Industri 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi Maqashid Syariah, terutama dalam perlindungan lingkungan, meningkatkan kepercayaan muzakki dan menjamin manfaat sosial-ekologis jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa pelaporan hijau bukan sekadar beban administratif, melainkan kewajiban religius dan profesional untuk mencapai keuangan Islam yang berkelanjutan.

References

Arifin, S., & Tarigan, E. S. B. (2021). Pelatihan penyusunan laporan keuangan di Kelurahan Cibubur Jakarta Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 1(1), 22–30.

Ascarya, A. (2022). The role of Islamic social finance during Covid-19 pandemic in Indonesia’s economic recovery. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 15(2), 386–405.

Azmi, L. K. (2024). The regulatory framework of green zakat to support the transition towards a green economy based on the principles of Islamic justice. In Indonesian Conference of Zakat Proceedings (pp. 851–864).

BAZNAS. (2025). Laporan pengelolaan zakat nasional 2024–2025. Badan Amil Zakat Nasional. https://baznas.go.id/publikasi/laporan-tahunan

Ferdinand, N., Maulana, N. I., & Aziz, T. (2021). Pelatihan pemasaran dan pembukuan keuangan dalam mendapatkan pembiayaan bank syariah bagi pedagang Pasar Cileungsi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 1(1), 65–69.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2024). PSAK 401: Akuntansi yayasan dan organisasi nirlaba syariah. Dewan Standar Akuntansi Syariah. https://iaiglobal.or.id/v3/standar_akuntansi_keuangan/pernyataan_sak

Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Penerapan metode studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469.

Khaliq, A. (2024). The role of green accounting in Islamic finance: Opportunities and challenges in the era of ESG. In IECON: International Economics and Business Conference (Vol. 2, No. 2, pp. 887–907).

Khodijah, S. (2025). Shariah accounting in the perspective of maqashid shariah: A theoretical and practical study. International Journal of Economics (IJEC), 4(2).

Lako, A. (2019). Rerangka konseptual akuntansi hijau.

Muhamad, S. F., Zain, F. A. M., Samad, N. S. A., Ab. Rahman, A. H., & Yasoa’, M. R. (2022, November). Measuring sustainable performance of Islamic banks: Integrating the principles of environmental, social and governance (ESG) and Maqasid Shari’ah. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1102, No. 1, p. 012080). IOP Publishing.

Triyuwono, I. (2012). Akuntansi syariah: Perspektif, metodologi, dan teori (Edisi ke-2). Rajagrafindo Persada.

Downloads

Published

2026-01-31